• Login Blog
  • karya mahasiswa iseng

    Selasa, 20 November 2012

    IT AUDIT

    Information Technology audit (IT audit) adalah pemeriksaan akan pengendalian yang ada pada infrastruktur tekonologi informasi. Proses tersebut meliputimendapatkan dan mengevaluasibukti-buktisisteminformasi, praktik, dan operasiperusahaan. Evaluasi yang dilakukan harus dapat memberikan keyakinan bahwaasset perusahaan terjaga, begitu pula integritas data, serta operasi perusahaandapat berjalan secara efektif dan efisien untuk memenuhi tujuan perusahaan. IT audit dapat dilakukan secara gabungan antara audit atas laporan keuangan dan audit internal. Saat ini, IT audit juga dikenal dengan sebutan Electronic Data Processing audit (EDP audit).

    IT audit memliki focus pada pengidentifikasian resiko yang terkait pada assetinformasi perusahaan dan menentukan pengendalian yang tepat untukmengurangi (bukan menghilangkan sepenuhnya) resiko tersebut Sedangkandalam bukunya, Mulen menjelaskan peran internal auditor dalam proses IT audit mencakup 4 bidang utama yaitu:
    1. Membantu staf audit financial
    2. Mengaudit bidang –bidang lingkungan pengolahan data
    3.Mengaudit program -program system aplikasi computer
    4.Mereview pengembangan system Karenafokus IT audit adalah pada penentuanresiko beserta pengendaliannya, tentu saja internal audit juga berperan dalammengidentifikasi resiko-resiko yang ada beserta pengendalian yang relevanuntuk meminimalisasikan resiko –resiko tersebut.

    Enam komponen Audit TI :

    1. Pendefinisian tujuan perusahaan;
    2. Penentuan isu, tujuan dan perspektif bisnis antara penanggung jawab bagiandengan bagian TI;
    3. review terhadap
     pengorganisasian bagian TI yang meliputi perencanaanproyek, status dan prioritasnya, staffing levels, belanja TI dan IT change process management;
    4. assessment infrastruktur teknologi, assessment aplikasi bisnis;
    5. temuan-temuan,
    6. laporanrekomendasi.

    referensi : http://ariaontheblog.blogspot.com/2011/03/pengertian-it-audit-dan-it-forensic.html

    Cyber Crime


    Cybercrime adalah tidak kriminal yang dilakkukan dengan menggunakan teknologi computer sebagai alat kejahatan utama. Cybercrime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi computer khusunya internet. Cybercrime didefinisikan sebagai perbuatan melanggar hukum yang memanfaatkan teknologi computer yang berbasasis pada kecanggihan perkembangan teknologi internet.
    Jenis-jenis Katagori CyberCrime
    1.Cyber Terorism ( National Police Agency of Japan (NPA) yang difinisikannya adalah sebagai serangan elektronik melalui jaringan computer yang menyerang prasarana yang sangat penting dan berpotensi menimbulkan suatu akibat buruk bagi aktifitas social dan ekonomi suatu Bangsa.

    2.Cyber Pornography : penyebaran abbscene materials termasuk pornografi, indecent exposure danchild pornography.

    3.Cyber Harrasment : pelecehan seksual melalui email, website atau chat program.

    4.Cyber Stalking : crime of stalkting melalui penggunaan computer dan internet.

    5.Hacking :penggunaan programming abilities dengan maksud yang bertentangan dengan hukum.

    6.Carding ( credit card fund),carding muncul ketika otang yang bukan pemilik kartu kredit menggunakan kartu kredit tersebut sebgai perbuatan melawan hukum. Jenis-jenis lain yang bias dikategorikan kejahatan computer diantaranya:
    · penipuan financial melalui perangkat computer atau media komunikasi digital
    · sabotase terhadap perangkkat-perangkat digital,data-data milik orang lain dan jaringan komunikasi data
    · pencurian informaasi pribadi seseorang atau organisasi tertentu
    · penetrasi terhadap system computer dan jaringan sehingga menyebbabkan privacy terganggu atau gangguan pada computer yang digunakn
    · para pengguna internal sebuah organisasi melakukan akses akses keserver tertentu atau ke internet yang tidak diizinkan oleh peraturan organisasi
    · menyebarkan virus,worm,backdoor dan Trojan
    itulah beberapa jenis kejahatan computer atau cyber crime tentunya harapan saya ketika kita sudah mengetahui factor penyebab dan jenis-jenis ini untuk lebih berhati-hati sehingga mampu menghindar dari pelaku-pelaku kejahatan computer.


    Open Source



          Open Source adalah sebuah sistem baru dalam mendistribusikan software kepada
    pengguna dengan memberikan program dan source code nya secara gratis. Bahkan
     pengguna dapat mempelajari dan melakukan   modifikasi untuk membuat software
    tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.
    Salah satu keunggulannya adalah bahwa Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet. Salah satu open source software yang terkenal yaitu Linux.
    Menggunakan Opensource juga memiliki kelemahan dan kelebihan.
    Kelemahan Open Source:

    1. Support Berbayar dan Langka
    Jika kita sudah memakai program opensource untuk semua infrastruktur yang besar, dan ketika itu menemukan hole atau bug yang tidak ada yang paham. Maka langkah yang mungkin ditempuh adalah : searching problem solving di forum-forum dan tanya sana sini.

    2. Versi Betha, Stabil dan unstabil.
    Kepastian stabil dan tidak stabil kadang menjadi keraguan pilihan para petinggi IT untuk memilih software opensource.

    3. Kerja Komunitas bukan profesional.
    Beberapa software dikembangkan oleh sebuah komunitas yang mempunya tujuan khusus, jaminan dan kepercayaan kualitas produk hasil perlu dicompare dengan produk komersil yang jauh lebih mumpuni dari segala sisi.


    Kelebihan dari Opensource adalah sebagai berikut :

    1. Sumber Daya Manusia
    Kegiatan Open Source biasanya melibatkan banyak orang.

    2. Peningkatan Kualitas
    Adanya peer review meningkatkan kualitas, reliabilitas, menurunkan biaya dan meningkatkan pilihan (choice) adanya banyak pilihan dari beberapa programmer membuat pilihan jatuh kepada implementasi yang lebih baik. Contoh nyata dari hal ini adalah web server Apache yang mendominasi pasar server web.

    3. Menjamin Masa Depan Software
    Konsep open source menjamin masa depan (future) dari software. Dalam konsep closed-source, software sangat bergantung kepada programmer atau perusahaan.

    4. Bisnis Open Source
    Sebuah produk software memiliki dua nilai (value): use value dan sale value. Use value merupakan nilai ekonomis yang diperoleh dari penggunaan produk tersebut sebagai tool. Sementara sale value merupakan nilai dari program tersebut sebagai komoditi.
    http://trista-dears.blogspot.com/2011/03/kelemahan-dan-kelebihan-open-source.html


    Etika dan Profesionalisme TSI

             Etika adalah sebuah prilaku atau kebiasaan yang berlaku dimasyarakat. Etika dalam profesionalisme, ada dua hal yang terkandung dalam etika kerja yaitu kepercayaan dan tanggung jawab. Kepercayaan diterjemahkan kepada bagaimana mengembalikan kejujuran dalam dunia kerja dan menolak stigma lama bahwa kepintaran bekerja diukur dari kelihaian memperdayasaingan. Sedangkan tanggung jawab diarahkan atas mutu output sehingga insan pekerja jangan puas hanya terhadap kualitas kerja yang asal-asalan.

    • Macam-macam Etika
    a. Etika Deskriptif
    Etika yang menelaah tentang sikap dan perilaku manusia serta perbuatan apa yang telah dilakukan sebagai sesuatu yang bernilai.
    b. Etika Normatif
    Merupakan etika yang menggambarkan sikap dan perilaku ideal yang dimiliki oleh seseorang. Etika normatif dapat berupa norma-norma/ aturan yang dapat menunutun seseorang untuk berbuat baik dan menjauhi hal-hal yang buruk.


    • Jenis-jenis Etika 

      1. Jenis pertama, yaitu etika dipandang sebagai cabang filsafat yang khusus membicarakan tentang nilai baik dan buruk dari perilaku manusia.
      2. Jenis kedua, yaitu etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang membicarakan baik buruknya perilaku manusia dalam kehidupan bersama.
      3. Jenis ketiga, etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat normatif, dan evaluatif yang hanya memberikan nilai baik buruknya terhadap perilaku manusia. Dalam hal ini tidak perlu menunjukkan adanya fakta, cukup informasi, menganjurkan dan merefleksikan. Definisi etika ini lebih bersifat informatif, direktif dan reflektif.

    Secara umum ciri-ciri profesionalisme pada bidang informasi teknologi ( IT ) adalah :
    1. Memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam bidang pekerjaan IT.
    2. Memiliki wawasan yang luas.
    3. Memiiliki kemampuan dalam analisa dan tanggap terhadap masalah yang terjadi.
    4. Mampu berkerjasama dan dapat menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan kerja
    5. Dapat menjaga kerahasian dari sebuah data dan informasi
    6. Dapat menjunjung tinggi kode etik dan displin etika.

    sumber: http://pyia.wordpress.com/2012/03/09/etika-dan-profesionalisme-tsi/

    Minggu, 09 Oktober 2011

    Pengantar Telematika

    Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora danAlain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika.Telematika berasal dari bahasa Perancis yaitu TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan tekhnologi informasi. Istilah teknologi informasi tersebut merujuk pada perkembangan tekhnologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari Telecomunication dan Informatics sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga di kenal sebagai (the new hybrid technology) yang lahir karena perkembangan tekhnologi digital.

    Telekomunikasi mempunyai pengertian sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya berlangsung secara dua arah. 'Telekomunikasi' mencakup semua bentuk komunikasi jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian Informatika (Inggris: Informatics) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

    Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

    • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasidengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
    • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
    • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics)

    Sumber : www. Total.or.id

    Rabu, 08 Juni 2011

    Gunung Berapi

    Gunung berapi terdapat di seluruh dunia, tetapi lokasi gunung berapi yang paling dikenali adalah gunung berapi yang berada di sepanjang busur Cincin Api Pasifik. "Pacific Ring of Fire". Busur Cincin Api Pasifik merupakan garis bergeseknya antara dua lempengan tektonik (teori tektonik lempeng).
    Apabila gunung berapi meletus, magma yang terkandung di dalam kamar magmar di bawah gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava. Selain daripada aliran lava, kemusnahan oleh gunung berapi disebabkan melalui pelbagai cara seperti berikut:

    • Aliran lava.
    • Letusan gunung berapi.
    • Aliran lumpur.
    • Abu.
    • Kebakaran hutan.
    • Gas beracun.
    • Gelombang tsunami.
    • Gempa bumi.
    Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif.

    Berbagai Tipe Gunung Berapi

    1. Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano)
    2. Gunung berapi perisai (shield volcano)
    3. Gunung berapi maar

    Ciri-ciri gunung berapi akan meletus

    • Suhu di sekitar gunung naik.
    • Mata air menjadi kering
    • Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa)
    • Tumbuhan di sekitar gunung layu
    • Binatang di sekitar gunung bermigrasi


    Kebakaran hutan

    Kebakaran hutan dalam bahasa Inggris berarti "api liar" yang berasal dari sebuah sinonim dari Api Yunani sebuah bahan seperti napalm yang digunakan di Eropa Pertengahan sebagai senjata maritim.
    Kebakaran hutan disebabkan oleh beberapa factor, antara lain :
    Sambaran petir pada hutan yang kering karena musim kemarau yang panjang.Kecerobohan manusia antara lain membuang puntung rokok secara sembarangan dan lupa mematikan api di perkemahan.Aktivitas vulkanis seperti terkena aliran lahar atau awan panas dari letusan gunung berapi.Tindakan yang disengaja seperti untuk membersihkan lahan pertanian atau membuka lahan pertanian baru dan tindakan vandalisme.Kebakaran di bawah tanah/ground fire pada daerah tanah gambut yang dapat menyulut kebakaran di atas tanah pada saat musim kemarau.

    Dampak Terhadap Sosial, Budaya dan Ekonomi

    a. Hilangnya sejumlah mata pencaharian masyarakat di dan sekitar hutan. Sejumlah masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya dari hasil hutan tidak mampu melakukan aktivitasnya. Asap yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut sedikit banyak mengganggu aktivitasnya yang secara otomatis juga ikut mempengaruhi penghasilannya. Setelah kebakaran usaipun dipastikan bahwa masyarakat kehilangan sejumlah areal dimana ia biasa mengambil hasil hutan tersebut seperti rotan, karet dsb.

    b. Terganggunya aktivitas sehari-hari
    Adanya gangguan asap secara otomatis juga mengganggu aktivitas yang dilakukan manusia sehari-hari. Misalnya pada pagi hari sebagian orang tidak dapat melaksanakan aktivitasnya karena sulitnya sinar matahari menembus udara yang penuh dengan asap. Demikian pula terhadap banyak aktivoitas yang menuntut manusia untuk berada di luar ruangan. Adanya gangguan asap akan mengurangi intensitas dirinya untuk berada di luar ruangan.

    c. Peningkatan jumlah Hama
    Sejumlah spesies dikatakan sebagai hama bila keberadaan dan aktivitasnya mengganggu proses produksi manusia. Bila tidak “mencampuri” urusan produksi manusia maka ia akan tetap menjadi spesies sebagaimana spesies yang lain.

    Sejumlah spesies yang potensial untuk menjadi hama tersebut selama ini berada di hutan dan melakukan interaksi dengan lingkungannya membentuk rantai kehidupan. Kebakaran yang terjadi justru memaksanya terlempar dari rantai ekosistem tersebut. Dan dalam beberapa kasus ‘ia’ masuk dalam komunitas manusia dan berubah fungsi menjadi hama dengan merusak proses produksi manusia yang ia tumpangi atau dilaluinya.

    Hama itu sendiri tidak harus berbentuk kecil. Gajah dan beberapa binatang bertubuh besar lainnya ‘harus’ memorakmorandakan kawasan yang dilaluinya dalam upaya menyelamatkan diri dan dalam upaya menemukan habitat barunya karena habitat lamanya telah musnah terbakar.

    d. Terganggunya kesehatan
    Peningkatan jumlah asap secara signifikan menjadi penyebab utama munculnya penyakit ISPA atau Infeksi Saluran Pernafasan. Gejalanya bisa ditandai dengan rasa sesak di dada dan mata agak berair. Untuk Riau kasus yang paling sering terjadi menimpa di daerah Kerinci, Kabupaten Pelalawan (dulu Kabupaten Kampar) dan bahkan di Pekanbaru sendiri lebih dari 200 orang harus dirawat di rumah sakit akibat asap tersebut.

    e. Produktivitas menurun
    Munculnya asap juga menghalangi produktivitas manusia. Walaupun kita bisa keluar dengan menggunakan masker tetapi sinar matahari dipagi hari tidak mampu menembus ketebalan asap yang ada. Secara otomatis waktu kerja seseorangpun berkurang karena ia harus menunggu sedikit lama agar matahari mampu memberikan sinar terangnya.

    Ketebalan asap juga memaksa orang menggunakan masker yang sedikit banyak mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

    Dampak Terhadap Ekologis dan Kerusakan Lingkungan

    a. Hilangnya sejumlah spesies
    Kebakaran bukan hanya meluluh lantakkan berjenis-jenis pohon namun juga menghancurkan berbagai jenis habitat satwa lainnya. Umumnya satwa yang ikut musnah ini akibat terperangkap oleh asap dan sulitnya jalan keluar karena api telah mengepung dari segala penjuru. Belum ada penelitian yang mendalam seberapa banyak spesies yang ikut tebakar dalam kebakaran hutan di Indonesia.

    b. Ancaman erosi
    Kebakaran yang terjadi di lereng-lereng pegunungan ataupun di dataran tinggi akan memusnahkan sejumlah tanaman yang juga berfungsi menahan laju tanah pada lapisan atas untuk tidak terjadi erosi. Pada saat hujan turun dan ketika run off terjadi, ketiadaan akar tanah - akibat terbakar - sebagai pengikat akan menyebabkan tanah ikut terbawa oleh hujan ke bawah yang pada akhirnya potensial sekali menimbulkan bukan hanya erosi tetapi juga longsor.

    c. Perubahan fungsi pemanfaatan dan peruntukan lahan
    Hutan sebelum terbakar secara otomatis memiliki banyak fungsi. Sebagai catchment area, penyaring karbondioksida maupun sebagai mata rantai dari suatu ekosistem yang lebih besar yang menjaga keseimbangan planet bumi. Ketika hutan tersebut terbakar fungsi catchment area tersebut juga hilang dan karbondioksida tidak lagi disaring namun melayang-layang diudara. Dalam suatu ekosistem besar, panas matahari tidak dapat terserap dengan baik karena hilangnya fungsi serapan dari hutan yang telah terbakar tersebut.

    Hutan itu sendiri mengalami perubahan peruntukkan menjadi lahan-lahan perkebunan dan kalaupun tidak maka ia akan menjadi padang ilalang yang akan membutuhkan waktu lama untuk kembali pada fungsinya semula.

    d. Penurunan kualitas air
    Kebakaran hutan memang tidak secara signifikan menyebabkan perubahan kualitas air. Kualitas air yang berubah ini lebih diakibatkan faktor erosi yang muncul di bagian hulu. Ketika air hujan tidak lagi memiliki penghalang dalam menahan lajunya maka ia akan membawa seluruh butir tanah yang ada di atasnya untuk masuk kedalam sungai-sungai yang ada. Akibatnya adalah sungai menjadi sedikit keruh. Hal ini akan terus berulang apabila ada hujan di atas gunung ataupun di hulu sungai sana.

    e. Terganggunya ekosistem terumbu karang
    Terganggunya ekosistem terumbu karang lebih disebabkan faktor asap. Tebalnya asap menyebabkan matahari sulit untuk menembus dalamnya lautan. Pada akhirnya hal ini akan membuat terumbu karang dan beberapa spesies lainnya menjadi sedikit terhalang untuk melakukan fotosintesa.

    f. Menurunnya devisa negara
    Turunnya produktivitas secara otomatis mempengaruhi perekonomian mikro yang pada akhirnya turut mempengaruhi pendapatan negara.

    g. Sedimentasi di aliran sungai
    Tebalnya lumpur yang terbawa erosi akan mengalami pengendapan di bagian hilir sungai. Ancaman yang muncul adalah meluapnya sungai bersangkutan akibat erosis yang terus menerus.